My Journey Through Life..

~Some people believe we only live once, so have fun while doing it.~

Local Japanese Dish : Asagaya

Leave a comment

Kisah bermulai dari saya dan teman-teman cari-cari tempat makan untuk malam sekitar 1 minggu yang lalu. Setelah pergumulan yang lumayan lama, akhirnya diputuskan untuk ke resto makanan Jepang (versi lokal) dan target kami kali ini adalah

Asagaya

Ternyata resto Asagaya di Jogja ini ada di beberapa lokasi. Resto pertama di Jalan Kaliurang sebelah barat jalan, mudah sekali ditemui, asal Anda jalan lurus perempatan ring road sambil menengok ke kiri (awas nabrak), pasti bisa dengan mudah ditemukan kecuali pindah (tapi sementara ini belum dan kayanya akan long lasting di sana 😀 ).

Nah resto yang kai kunjungi yang kedua ini, letaknya mudah juga sebenarnya, cuma nggak di pinggir jalan besar. Untuk mudahnya, datanglah dari Jalan Gejayan. Dari Gejayan, ke utara terus sampai selokan (yang kalo ke kiri arah GOR Klebengan dan jalannya pakai paving). Beloklah ke kiri situ. Dari situ maju sekitar 100m ada perempatan yang ada tong penanda tengah jalan dengan patung Semar di atasnya, resto Asagaya ini tepat di perempatan ini sebelah kanan Anda (sisi timur laut/pojokan persissss :D).

Alternatif lain adalah Anda datang dari perempatan MM UGM dan ambil jalan ke arah Gejayan, lalu lurus saja sampai tong dengan patung Semar tadi, mungkin kira-kira 1-2 km.

Lanjut ke Asagayanya sendiri. Di sana Anda bisa memilih 3 alternatif tempat duduk : di luar/outdooor (di teras sih sebenarnya), kemudian di dalam (lantai 1) dan di tingkat 2. Kalau Anda pilih di lantai 2, di sana ada beranda kecil untuk melihat-lihat keadaan sekitar dari atas.

Pilihan menu di sini variatif banget, jadi bagi penggemar kuliner (je)Jepang(an) pasti suka. Mereka punya mulai dari jajanan, makanan berat, juga minuman, bahkan sampe es krim juga. Sebenarnya ada juga taiyaki (see here for more info) tapi berdasar gambar di menu, harganya 15ribu untuk 2 biji, dan buat saya saat itu terlalu overprice, mungkin buat yang lain nggak hahaha (jadinya saya batal pesan :(, padahal pingin).

Pada akhirnya inilah yang kami pesan :

Okonomiyaki

Ini yang saya pesan. Okonomiyaki (tapi polosan alias tanpa topping, duh ya gini ni lah kalo (sebagian) mahasiswa jadi food hunter, pingin tapi (kadang) ga bisa). Kebetulan saya lagi berburu okonomiyaki di seluruh Jogja, asal harganya masih cocok sama dompet hahaha. Okonomiyaki versi Asagaya ini presentasinya menarik, begitu pula dengan rasanya. Karena diberi saus okonomiyaki dan mayonnaise yang berlebih, jadinya rasanya mantap dan kuat sekali. Model okonomiyaki di Asagaya bisa dibiliang tipis dan agak beda sama okonomiyaki yang asli dari Jepang (kalo liat gambar/video). Sedikit disayangkan okonomiyaki di resto Jepang ini terlalu ‘bertepung’ alias adonan kulitnya terlalu kental akan tepungnya dan modelnya jadi seperti telur dadar secara sekilas, tapi ditopang dengan rasa yang kuat, paduan rasa di dalam mulut Anda akan memberi kepuasan tersendiri.

Kalau ngomongin isi okonomiyaki ini, isinya utamanya tentu saja kobis, tapi di samping itu ada yang spesial dari okonomiyaki Asagaya ini. Meskipun Anda pesan menu yang polos tapi tetap ada sedikit seafood seperti ebi kecil dan potongan cuminya. Point plus :thumbsup:

Omurais

Menu berikutnya adalah Omuraisu / Omurice (omu-raisu yang berasal dari omuretto raisu / omelette rice). Jadi pada dasarnya Omurice ini adalah nasi goreng yang dibungkus dengan telur dadar, dan sangat terkenal di maid cafe karena pelanggan bisa minta para maid-nya untuk memberi layanan spesial dengan menggambar sesuatu di makanan mereka (pakai saos hahahaha), tapi itu hal lain. Karena ini bukan makanan saya, jadi saya cuma cicip sedikit saja dan ternyata rasa nasi gorengnya lebih ke arah manis.

Tempura Ramen

Berbagai varian ramen, mulai dari miso ramen, chicken katsu ramen, tempura ramen, dan lain-lain ada di sana. Ramen yang di atas ini namanya Tempura Ramen (tempura -> tenpura kalau di bahasa aslinya sana 😀 ) dan juga pesanan teman saya yang lain. Rasa misonya pas sekali, nggak kurang, nggak over meski cukup kuat. Mungkin dari skala 0-10, rasa misonya ada di 6 atau 6.5. (Sayangnya saya cuma cicip kuahnya karena bukan punya saya…. x_x   lain kali saya pesan semua sendiri kalo dompet lagi memadahi 😀 ). Aslinya nggak kelihatan semerah itu kok, itu karena sudah dikasih bubuk cabe aja jadi agak merahan hahaha. Ini kuah miso kesukaan (personal) saya selama icip-icip ramen di Jogja.

Nasi Goreng Tempura

Nah ternyata usut punya usut, chef di Asagaya pintar, jadi bisa memasak nasi goreng beraneka rasa. Yang di atas ini Nasi Goreng Tempura (juga milik teman saya yang lain). Beda dengan rasa nasi goreng di Omurice di atas, menu nasi goreng ini rasanya cenderung asin-asin gurih. Meski namanya nasi goreng tapi Anda tidak akan disuguhi semata-mata nasi goreng polos haha. Sebagai campuran nasi gorengnya adalah cincangan wortel, daun bawang, dan telur. Sayangnya nasi goreng ini sedikit kurang power di bumbunya. Mungkin diperkuat sedikit lagi bisa dengan cepat jadi menu favorite pelanggan.

Seperti yang sudah saya sebut di atas, masih banyak sekali menu lain yang belum sempat dijelajahi dan salah satunya adalah es krim rasa Matcha (teh hijau). Kemudian ada beberapa jenis bento seperti beef yakiniku, chicken karage, dan beberapa lainnya. Nah ini saya punya sedikit kritik meski saya bukan ahli makanan, chef, kritiskus makanan, food expert atau hal-hal yang berhubungan dengan kuliner (saya hanya orang biasa yang suka icip-icip saja hahaha), menurut saya beberapa menu sushi agak overprice meski saya belum coba dan belum tahu kualitasnya (mungkin juga enak sekali makanya harganya dipatok segitu), tapi bagi (sebagian) mahasiswa seperti saya, nyawang regane wae iso marai kliyengan po klenger (melihat harganya saja bisa bikin pusing atau pingsan).

Kuliner (je)Jepang(an) memang kesukaan saya dari dulu baik versi lokal atau saya harap bisa juga cicip versi aslinya di sana hahahaha, dan setelah ini masih banyak lagi tentang petualangan cicip-cicip makanan, tentu saja ga hanya gaya Jepang, tapi masih beranka ragam.

Stay tuned and cheers!

Random fun tips : ‘Periksa kanan dan kiri sebelum menyeberang jalan’ 😀

*courtesy photographs of R. D.*

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s